Undangan Digital Adat Melayu
Riau · Kepri · Deli
Kuning emas dan hijau dengan motif songket serta bingkai kerawang Melayu yang anggun.
Selembayung
Beiring salam dengan sembah— Pembuka adat Melayu: 'beiring salam dengan sembah, sembah kami jari sepuluh' — salam diiringi sembah sepuluh jari, disambut tepak sirih.
Kuning emas dan hijau dengan motif songket serta bingkai kerawang Melayu yang anggun.
Busana adat
Baju Melayu Teluk Belanga dengan tanjak · Baju Kebaya Labuh + kain batik/cual · Baju Kurung · Kain songket Riau benang emas · Kain pelekat atau lejo
Iringan
Gambus — musik petik bernuansa Islami · Marwas dan rebana pengiring malam berinai · Zapin — tari Melayu pengiring upacara
Tekstil khas
Songket Melayu · Kain tenun Siak · Batik Melayu
Elemen visual
Tanjak (destar Melayu) · Selembayung · Tepak sirih · Sembah jari sepuluh
Doa & restu adat Melayu
Dipakai sebagai kutipan awal undangan bertema budaya ini — sesuai keyakinan Islam.
Beiring salam dengan sembah, sembah kami jari sepuluh.
Adat · Pembuka adat Melayu
Salam diiringi sembah sebagai penghormatan kepada yang dituakan.
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu mendapat ketenangan hati; dan dijadikan-Nya kasih sayang di antara kamu.
Doa · QS. Ar-Rum: 21
Rangkaian adat Melayu
12 tahap dari riset bersumber (6 sumber) — urutan ini yang dipakai di undangan.
Pra-acara
1.Menjodoh
Proses awal ketika keluarga mulai mempertimbangkan pasangan yang dianggap sesuai bagi anaknya.
Dipimpin: Orang tua/keluarga
2.Merisik
Mencari informasi mengenai calon pasangan dan keluarganya. SiAPIK Kepri mencatat merisik sebagai proses awal seorang pemuda untuk mengetahui apakah wanita yang diinginkannya belum dilamar orang lain, biasanya dengan meminta kesediaan orang tetua mendatangi rumah wanita itu.
Dipimpin: Telangkai/orang tetua yang diminta keluarga pria
3.Memberitahu
Penyampaian maksud kepada pihak keluarga perempuan sebelum lamaran resmi.
Dipimpin: Utusan keluarga pria
4.Meminang
Keluarga pihak laki-laki datang menyampaikan lamaran resmi. Rombongan biasanya lima orang: dua laki-laki, dua perempuan, dan seorang pimpinan; pembicaraan dibuka dengan pantun dan bahasa kiasan agar tetap santun. Rombongan membawa tepak sirih, bunga rampai, buah-buahan, kue, dan kain selendang; di sini dirundingkan maskawin dan tanggal pernikahan.
Dipimpin: Pimpinan rombongan (orang yang dituakan)
5.Berjanji Waktu
Pembicaraan untuk menentukan waktu pelaksanaan pernikahan setelah pinangan diterima.
Dipimpin: Utusan/tetua kedua keluarga
6.Mengantar Belanja
Bentuk tanggung jawab pihak laki-laki dalam mempersiapkan perkawinan, yaitu mengantar belanja/hantaran kepada pihak perempuan. Penentuan hantaran punya aturan adat tersendiri dan tidak diperlakukan sebagai tawar-menawar biasa.
Dipimpin: Keluarga pihak laki-laki
7.Menggantung-gantung, Ajak Mengajak, dan Beganjal
Kerja gotong royong mempersiapkan tempat acara: membuat bangsal, menyiapkan tempat berkhatam dan berzanji, mengumpulkan kebutuhan dapur, kayu api, perlengkapan jamuan, dekorasi, dan kebutuhan pengantin. Pada adat Melayu Lingga, menggantung-gantung diawali pembacaan doa selamat lalu keluarga perempuan menyiapkan tenda dan peralatan makan bersama kerabat dan tetangga.
Dipimpin: Keluarga perempuan; doa selamat dipimpin tokoh agama setempa.
8.Berandam dan Berinai
Berandam adalah pembersihan lahiriah menuju kebersihan batiniah. Di Melayu Lingga, tukang andam melakukan tepuk tepung tawar, memotong sedikit rambut di ubun-ubun, membaca selawat, lalu memandikan calon pengantin dengan air bersih dan air tolak bala. Berinai kecil dilakukan sebelum prosesi berinai utama; berinai besar menjadi bagian rangkaian setelah akad pada beberapa tradisi Melayu.
Dipimpin: Tukang andam
Akad / pemberkatan
9.Akad Nikah dan Serah-serahan
Akad dilangsungkan menurut tata cara adat dan agama; pengantin pria mengucapkan ijab kabul sebagai syarat sah. Pada hari H, rombongan pria berhenti 100–200 meter sebelum rumah wanita untuk mengabarkan kedatangan, lalu dijemput dengan pantun oleh para telangkai.
Dipimpin: Tidak disebutkan secara eksplisit dalam sumber (akad dipimpi.
Resepsi
10.Berinai Besar, Tepuk Tepung Tawar, Berarak, Bersanding, dan Menyembah
Rangkaian setelah akad. Tepuk tepung tawar memakai beras kunyit, beras putih, bertih, daun perenjis, dan air; pelaksananya idealnya memahami adat, budaya, dan agama, dan biasanya berjumlah ganjil. Tradisi ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2018.
Dipimpin: Telangkai adat dan sesepuh; tepuk tepung tawar dipimpin ketu.
Pasca-acara
11.Mandi-mandi Pengantin
Dilaksanakan pagi hari setelah acara bersanding dan jamuan selesai, sebagai pembersihan diri lahir dan batin agar rumah tangga mendapat rahmat. Orang tua pengantin laki-laki dijemput ke rumah pengantin perempuan, begitu pula tetangga dan orang tua-tua terdekat.
Dipimpin: Pak imam atau pak lebai yang ditunjuk untuk doa selamat
12.Bertandang
Tahap penutup yang tercatat dalam rangkaian adat Melayu Natuna, yaitu kunjungan setelah rangkaian resepsi selesai. Rincian tata caranya tidak ditemukan pada sumber yang dipakai.
Catatan adat
- Tidak boleh menikah sesuku/satu klan dalam masyarakat Melayu Riau (misalnya Melayu Petalangan); pelanggaran dikenai denda adat dan diusir dari kampung.
- Warna kuning dalam tradisi Melayu Riau hanya boleh dipakai raja/sultan dan keluarga kerajaan pada acara penobatan dan acara adat kerajaan; ketentuan ini kini sudah luntur, tetapi tercatat sebagai aturan adat.
- Tepak sirih berfungsi mengesahkan kesepakatan dalam adat Melayu; karena itu setiap tahap merisik, meminang, dan pernikahan dibuka dengan tepak sirih.
Simbol & makna
Tepak Sirih
Alat pengesahan kesepakatan adat dan tanda penghormatan kepada tamu.
Motif Pucuk Rebung
Motif cermin pantulan kehidupan: harapan dan didikan — motif songket Melayu paling terkenal.
Tampuk Manggis & Siku Awan
Motif songket klasik dari flora dan alam; mencerminkan keharmonisan manusia dengan alam.
Selembayung
Hiasan silang di ujung perabung atap rumah Melayu — lambang ke-Melayuan dan kemuliaan.
Melayu Emas
Melayu · Songket · Kerawang
Penyengat Klasik
Melayu · Songket · Kerawang
Sijobang Emas
Melayu · Songket · Kerawang
Riau Beradat
Melayu · Songket · Kerawang
Deli Serdang
Melayu · Songket · Kerawang
Gurindam Cinta
Melayu · Songket · Kerawang
Tanjungpinang
Melayu · Songket · Kerawang
Melayu Songket
Melayu · Songket · Kerawang
Koleksi budaya lainnya
23 koleksi adat lain — dari Aceh sampai Papua, semuanya bisa dicoba gratis.
Siap pakai template Melayu?
Daftar gratis, pilih template, isi form, upload foto — undangan tayang dalam hitungan menit.